Setiap orang tentu ingin menjalani hari yang produktif. Namun kenyataannya, tak selalu mudah menjalani hari sesuai harapan kita. Meski merasa sudah berusaha semaksimal mungkin, tetap saja ada tugas-tugas yang belum terlaksana dengan baik.
Terkadang, ada kebiasaan dan hal-hal kecil yang dapat menghambat produktivitas. Berikut beberapa perubahan kecil yang dapat membantu meningkatkan produktivitas.

1. Membuat To-Do List untuk Esok Hari
Sebelum tidur, buatlah to-do list untuk esok hari. Termasuk daftar hal-hal pertama yang harus dilakukan setibanya di tempat kerja. Cara ini dapat membantu kita membuat kegiatan esok hari menjadi lebih terorganisir sehingga menghindari banyak waktu yang terbuang sia-sia. Ada baiknya untuk menempatkan tugas tersulit di urutan awal. Menyelesaikan tugas tersulit di awal hari dapat memberi kita lebih banyak waktu leluasa untuk merampungkan tugas-tugas lain.

2. Temukan Sumber Semangat
Ketika mulai merasa penat dengan rutinitas, ada baiknya untuk berhenti dan menenangkan pikiran sambil mencari hal-hal yang bisa membangkitkan semangat. Memaksakan diri untuk terus bekerja memicu hasil yang tidak optimal. Tak ada salahnya untuk mengalihkan pikiran sejenak dengan melakukan kegiatan yang disenangi. Hal paling simpel misalnya mendengarkan lagu favorit. Hiburan ringan ini bisa membantu membuat pikiran lebih rileks, menyenangkan diri, dan mengembalikan semangat dalam bekerja.

Rapikan ruang kerja


3. Rapikan Ruang Kerja
Jangan salah, meski terdengar sepele, namun kerapian sekitar tempat kerja dapat memengaruhi suasana hati seseorang. Secara psikologis, ruang atau meja kerja yang berantakan dapat meningkatkan rasa jenuh hingga stres saat bekerja. Oleh karenanya, pastikan untuk selalu menjaga kerapian meja. Tak ada salahnya menambah hiasan-hiasan di meja untuk membuat hati senang dan menambah semangat bekerja.

4. Hindari Media Sosial Saat Bekerja
Tak dapat dimungkiri, media sosial saat ini tak dapat dipisahkan dari aktivitas sehari-hari. Salah satu efek negatifnya membuat seseorang kecanduan sehingga berpotensi mengalihkan fokus. Tentu saja, bukan tak mungkin hal ini akan mengganggu produktivitas. Oleh karena itu, sebaiknya hindari hal-hal yang dapat mengganggu perhatian seperti bersosialisasi di Facebook, Twitter, Instagram, atau Path saat jam kerja.

5. Sebaiknya Hindari Multitasking
Banyak orang berpendapat multitasking merupakan langkah tepat untuk memperoleh hasil kerja maksimal dalam tempo singkat. Padahal, di sisi lain sebuah penelitian mengungkapkan saat seseorang harus mengerjakan dua tugas yang sama-sama membutuhkan konsentrasi penuh, maka otak akan overload. Salah satu efek negatifnya adalah penurunan kemampuan memori, khususnya short term memory.

Saat kita terus-menerus beralih dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain, masing-masing pekerjaan tak akan mendapatkan perhatian penuh. Potensi terjadinya kesalahan pun semakin besar. Daripada multitasking, lebih baik pusatkan perhatian pada satu hal hingga selesai sebelum mulai mengerjakan hal lain. Cara ini juga memudahkan kita melacak apa saja yang sudah dilakukan dan yang belum.

6. Beristirahat
Saat tubuh merasa lelah, jangan memaksakan diri untuk terus bekerja. Sisihkan sejenak waktu untuk beristirahat. Misalnya dengan meluangkan waktu untuk merenggangkan punggung dan kaki selama 15 menit. Atau, cobalah mencari udara segar dengan keluar dari ruangan untuk menghirup udara bebas. Hal ini dapat membantu membersihkan pikiran, membuat lebih bersemangat, dan membantu mendapatkan ide-ide baru dalam bekerja.

7. Bersikap Optimistis
Hal-hal di atas belum cukup jika tidak disertai dengan optimisme. Mengubah kebiasaan-kebiasaan kecil seperti di atas bagi sebagian orang mungkin tidak mudah. Salah satu kunci untuk berubah dan menjadi produktif adalah bersikap optimistis. Perubahan terkadang membutuhkan proses dan perjuangan. Kita hanya akan bisa berproses jika memiliki optimisme tinggi. Banyak orang tidak jadi berubah karena mereka kehilangan optimisme.

*diolah dari berbagi sumber