Remaja adalah kelompok paling aktif pengguna teknologi digital. Penelitian Nielsen Consumer Media View yang dilakukan tahun 2010–2016 di sebelas kota di Indonesia, hanya 9% remaja (usia 10–19 tahun) yang membeli dan membaca media cetak. Sementara 81% lainnya lebih memilih mendapatkan informasi dari Internet.

Kondisi ini diantisipasi dengan baik oleh Cewekbanget.id yang dulunya majalah remaja perempuan, kaWanku. Cewekbanget.id merupakan bukti media cetak bisa melakukan tranformasi dengan mulus ke media online.

Proses ini sudah dimulai sejak tahun 2011 ketika majalah kaWanku tidak hanya memiliki format cetak tapi juga format digital yaitu kawankumagz.com. Kala itu, kawankumagz.com masih diperlakukan sebagai pendukung produk utama. Seiring waktu, jumlah traffic pengunjung website semakin meningkat. Hingga akhir November 2016 jumlah pengunjung mencapai 2,5 juta dengan 7 juta artikel yang dibaca dalam satu bulannya. Dengan angka fantastis ini majalah kaWanku berubah format sepenuhnya menjadi media online.

Langkah berikutnya, sejak awal Januari 2017 nama kawankumagz.com resmi menjadi Cewekbanget.id. Cewekbanget.id merupakan media yang pertama kali berubah online di grup Kompas Gramedia Majalah. Nama ini dipilih karena frasa ‘cewek banget’ sudah akrab di telinga pembaca remaja.

“Cewek banget” memiliki arti bahwa remaja perempuan tidak cuma identik dengan warna pink, fashion, atau make up saja tapi juga bisa diartikan sebagai perempuan kuat, pintar, dan berdaya. Misi dan visi ini sangat tercermin dalam tulisan di Cewekbanget.id

Kepompong


Mengubah Pola Pikir
Berubah dari media cetak ke media online memiliki banyak tantangan. Tantangan terbesar adalah mengubah pola pikir. “Ketika hendak menulis kita sangat jago mencari angle yang sesuai dengan newspeg majalah yang terbit dua mingguan. Sekarang kita harus berpikir real time atau sesuai hari itu. Pertanyaan setiap hendak menulis adalah ‘kenapa harus ditulis hari ini? Kenapa enggak besok?’,” jelas Editor in Chief Cewekbanget.id Astri Soeparyono.

Persaingan di media online pun lebih homogen dibandingkan media cetak. Kekuatan sebuah media online dapat diukur dari traffic banyaknya pengunjung ke website. Ironisnya, kadang berita yang dikomentari oleh netizen sebagai berita sampahlah yang paling tinggi traffic-nya. “Di satu sisi kita harus mencari traffic tapi di sisi lain enggak mau selalu menulis berita seperti itu. Walau enggak 100% bisa mendapatkan tapi paling tidak tetap kebagian,” ucap Astri.

Masih berkaitan dengan traffic, di era media digital semua orang bisa membuat apa pun demi mengejar traffic. Ketika dulu orang-orang belum menulis Korean Wave, CewekBanget.id (kala itu masih Kawankumagz.com) sudah memeloporinya.

“Sekarang semua orang berlomba menulis Korean Wave demi mendapatkan traffic. Kita menulis Korean Wave dengan angle yang khas Cewekbanget.id, misalnya karakter cewek di drama Korea yang kuat. Ketika ini sukses, media online yang lain mengikuti,” jelas Astri.

Ini jelas menjadi tantangan bagi redaksi Cewekbanget.id untuk menemukan angle baru seputar Korean Wave yang lebih gres dan menarik.

Netizen pun tidak memiliki loyalitas brand. Mereka akan mencari berita di mana saja. “Banyak netizen tidak ngeh pada website. Mereka mencari berdasarkan apa yang mereka butuhkan,” jelas Astri. Hingga saat ini jumlah pengunjung Cewekbanget.id terus meningkat. Dari data Google Analitic, tercatat bulan Maret sudah mencapai 2.182.479 pengunjung dengan jumlah artikel 7 juta yang dibaca setiap bulan. Dari angka ini jumlah pengunjung yang langsung mengunjungi website cukup banyak. Artinya netizen sudah sadar segala kebutuhan informasi bisa didapatkan di situ.


Misi Mencerdaskan Perempuan
Secara umum CewekBanget.Id berusaha membuat konten yang berhubungan dengan berita yang trend tapi angle disesuaikan dengan kebutuhan pembaca remaja perempuan. Cewekbanget.id juga memiliki section khusus yang diberi nama Involve. Pada section ini Cewekbanget.id membahas satu tema tertentu secara menyeluruh dan mendalam dengan dilengkapi data infografis, komentar narasumber, dan visual yang menarik.

Cewekbanget.id sadar pembaca remaja semakin cerdas dan kritis. Mereka tidak akan terpuaskan hanya dengan tulisan pendek dan cepat yang selama ini selalu disuguhkan media online. Mereka akan mencari yang lebih dalam dan menyeluruh. Sebenarnya trend format reportase mendalam ini sudah lumrah ditemui pada media online di luar negeri. Sayang saja masih jarang media online Indonesia melakukannya.

Ada kepuasan tersendiri bagi redaksi Cewekbanget.id ketika berhasil menyuguhkan reportase mendalam. Mungkin sekarang belum membudaya, tapi Cewekbanget.id tetap optimistis ke depannya akan banyak media online melakukan hal itu.