Kalau kata band Efek Rumah Kaca, "pasar bisa diciptakan". Begitulah kata-kata yang bisa menggambarkan pasar para penggila kuliner hari ini. Lahirnya, inovasi-inovasi bisnis food and beverages (F&B) yang unik, menciptakan habit dan pasar yang baru di masa kini.
Daya beli dan ketertarikan masyarakat bukan lagi karena kebutuhan, tapi sudah bergeser karena keinginan dan lifestyle. Iya, lifestyle baru yang tercipta karena lahirnya teknologi. Sebut dia dengan social media.
Kalau mau dirunut, semua berawal dari lahirnya social media, dan salah satu yang hits saat ini ialah Instagram. Makanan yang instagramable dan kafe yang instagenic, tentunya menjadi faktor daya tarik orang-orang untuk menyambangi tempat ini. Dari situ lahirlah habit baru untuk generasi saat ini, yakni "posting dulu, baru makan". Tujuannya ialah untuk eksis dan update di social media.
Cult Food
Seperti misalnya beberapa inovasi bisnis F&B yang menjamur, sebut saja martabak mozzarella, matcha, kue cubit red velvet, black hot dog, smoothie bowl, sampai nasi goreng yang disulap jadi hitam juga menjadi tren kekinian. Ya, tren cult food ini ternyata punya pasar yang besar, sehingga membuat pebisnis berlomba-lomba menciptakan inovasi baru supaya dilirik oleh pasar dan menjadi viral di social media.
Produknya kemudian masuk ke acara pasar kuliner modern yang banyak dihadiri oleh generasi millennial, misalnya saja Market & Museum di Jakarta atau Kekeun di Bandung. Tenant yang menjual makanan serba unik nan menarik itu tak pernah absen untuk ikut dan tak pernah pula sepi pengunjung.
Kembali lagi, peran social media tentu menjadi faktor penyebab populernya makanan tersebut. Ketika banyak netizen yang posting dan food blogger yang menulis review-nya di website pribadi maupun social media mereka, membuat produk tersebut menjadi viral dan tak sedikit yang ingin mencobanya.
Tak hanya itu, di sisi lain yang lebih penting. Dengan nge-hits-nya Instagram, menurut Hans Danial, food blogger pemilik akun Instagram @eatandtreats, kalau kafe yang instagenic dengan dekor menarik bisa menjadi spot pilihan untuk nongkrong. Pasalnya generasi millennial sekarang ini mencari tempat makan yang punya spot foto artsy, supaya bisa bikin foto OOTD (outfit of the day) yang bagus, untuk diunggah ke Instagram.
"Tapi, makanannya juga harus enak," tegasnya lagi.
So, sekarang tinggal pilih, mau cari dessert dan makanan yang instagramable? Ada. Mau cari tempat yang instagenic, juga ada. Mau dua-duanya pun, tersedia di mana-mana.