Kegagalan sering mendapat reputasi buruk. Padahal gagal adalah bagian penting dari kehidupan yang perlu kita rangkul untuk menjadi pribadi lebih baik.
Gagal = Satu Langkah Menuju Kesuksesan
“I have not failed. I’ve just found 10,000 ways that won’t work.” Satu kutipan soal kegagalan yang sangat menohok datang dari Thomas A Edison. Sebagai pencipta terbesar sepanjang masa, Edison tidak langsung sukses menemukan bola lampu. Edison banyak membuat penemuan gagal, tetapi tidak pernah berhenti karena gagal. Dia tidak menganggap kegagalannya sebagai kegagalan dan terus melakukan inovasi.
Menghadirkan Kekuatan Tak Terduga
“It is impossible to live without failing at something, unless you live so cautiously that you might as well not have lived at all – in which case, you fail by default.” Kalimat itu disampaikan J.K Rowling, penulis buku Harry Potter tentang keterpurukan yang sempat dialaminya sebelum buku Harry Potter sukses. Kala itu ia baru bercerai, ibu tunggal dengan satu anak tanpa pekerjaan dan hidup serba kekurangan. Hebatnya, di saat itulah ia merasakan kekuatan tumbuh dalam dirinya. Ia ungkapkan, kegagalan membuatnya lebih mengerti diri sendiri. Ia juga sadar dirinya orang yang berkeinginan kuat dan dapat lebih disiplin dari yang pernah dibayangkannya.
Bergerak ke Arah Baru
Pada awal berkarier, Oprah Winfrey pernah dipecat sebagai pembaca berita di salah satu stasiun televisi di Baltimore. Salah satu petinggi stasiun televisi itu bilang kalau acaranya terlalu emosional dan tidak cocok untuk konsep televisi. Tapi Oprah membuktikan ucapan itu salah ketika ia sukses dengan talk show The Oprah Winfrey Show di stasiun televisi lain. Alih-alih terjebak membenarkan kegagalan itu, ia berkonsentrasi mendengarkan suara kecilnya yang mengungkapkan adanya jalan hidup lain. “There is no such thing as failure. Failure is just life trying to move us in another direction.”
Belajar dari Kegagalan
Tak banyak orang tahu kalau Richard Brandson, pemilik Virgin Airlines dan Virgin Group, pernah gagal mendirikan perusahaan. Virgin Brides dan Virgin Cola adalah beberapa perusahaannya yang gagal. Tetapi kegagalan itu ia jadikan pelajaran berharga. “Aku yakin aku akan membuat beberapa kesalahan lagi di tahun mendatang tapi dari setiap kesalahan aku selalu mendapatkan pelajaran,” urainya. Ia juga katakan, ketika mengalami kegagalan, penting untuk melihat ke belakang dan mempelajari hal yang membuat kita gagal. Sama seperti seseorang yang pernah mengalami kecelakaan mobil, ia tentu akan lebih hati-hati ketika mencoba menyetir kembali.