Pernah dengan istilah food hybrid? Ya, ini merupakan sebuah inovasi dari dunia kuliner, yakni persilangan makanan, yang saat ini dilakukan oleh beberapa resto untuk menarik pengunjung. Seperti misalnya hasil karya tangan andal chef pastry asal Prancis yaitu Dominique Ansel, yang menciptakan Cronut yang menjadi viral di seluruh dunia. Cronut atau Croissant Doughnut adalah persilangan makanan antara croissant dan donat. Efeknya, cronut kini menjadi tren di manapun.
Food hybrid jadi salah satu contoh sebuah inovasi masa kini. Semua pasti setuju kalau sebuah inovasi menjadi gimmick sebuah perusahaan food and beverages. Alasannya, agar orang tidak bosan dengan sajian yang itu-itu saja. Satu lagi, alasan orang datang ke tempat tersebut adalah agar bisa posting di social media.
Itulah mengapa sajian penuh inovasi banyak dicari. Tentunya karena mengundang rasa penasaran banyak orang soal teknologi dan rasanya. Nah, supaya tidak penasaran, cek dulu tiga sajian hasil inovasi berikut ini
Glownut
Setelah sebelumnya ada pie dan pizza glow in the dark, sekarang ini ada inovasi baru yaitu donat yang dinamakan glownut. Terdapat di sebuah gerai pastry yang berlokasi di Sydney, Australia, Black Star Pastry.
Sang pendiri toko, Christopher Te' menciptakan sebuah donut klasik yang diberi topping gula yuzu, yang dikemas dengan vitamin B. Kandungannya dapat memberikan warna pada donut dan bersinar ketika tanpa penerangan.
Adonannya sendiri sebetulnya merupakan adonan donat klasik, tapi yang spesial ada pada icing-nya. Donat ini mungkin terlihat “berbahaya” seperti menggunakan bahan kimia, tapi Christopher Té, telah meyakinkan pada semua orang bahwa donat ini dibuat tanpa bahan pewarna atau aditif buatan. Efek sinarnya benar-benar dari icing tersebut. Dia juga menekankan, bahwa toko rotinya tidak akan pernah menciptakan sesuatu yang tidak alami. Semua yang ia buat di Black Star diciptakan dengan teknik yang hebat dan teknik memasak yang sesungguhnya.
Di samping donat, Black Star Pastry juga menjual beberapa produk lain yang bisa bersinar dalam gelap, seperti cake, donat bola mini, bahkan cokelat putih dan minuman madu yang dibuat atas hasil kerja sama dengan N2 Extreme Gelato.
Sushi Donat
Siapa bilang sushi hanya memiliki bentuk bulat pipih atau segitiga. Makanan asal Jepang ini sekarang ada yang bertransformasi menjadi bentuk donat.
Ide membuat sushi yang berbentuk seperti donat ini berasal dari blogger kuliner asal Melbourne, Australia, Sam yang juga dikenal sebagai pemilik akun instagram @sobeautifullyraw. Sam juga seorang vegan yang terkenal sering membuat makanan unik. Sam sendiri merupakan 'artis Instagram' berhasil membuat heboh netizen dengan karyanya berupa 'donut galaxy'. Karyanya itu adalah donat yang dihias dengan berbagai warna nuansa ungu dan terlihat seperti langit di luar angkasa.
Sam menghias sushi donatnya mengolesi adonan donat dengan minyak kelapa, kemudian menempelkan nasi sushi yang dingin ke permukaan donat. Lalu di atasnya diberi wijen hitam, jahe, wasabi dan mayo kacang mete, juga alpukat. Meski cuma inovasi bentuk, namun tetap menarik perhatian karena tampilannya cantik, unik, dan menarik.
Di Jakarta, Anda juga sudah bisa mencicipi sushi donat milik Sushigroove. Di sana terdapat empat jenis sushi donat di sushi belt, seperti misalnya Spicy tuna, Salmon flame, Baked salmon with mayo serta Fresh salmon & tuna. Jangan lupa foto dan update di social media Anda sebelum menyantapnya.
Baked Aaska
Baked Alaska merupakan salah satu dessert sponge cake lembut yang terdiri dari ice cream dan cake yang dibalut dengan meringue mentah. Meringue ini memiliki dua bahan dasar yaitu putih telur dan gula yang dikocok hingga kaku. Dessert ini tak berasal dari Alaska. Sebenarnya, Baked Alaska berasal dari Demonico Steakhouse di New York City. Diciptakan untuk menghormati wilayah baru Alaska pada tahun 1876.
Dessert ini dulu disimpan dalam freezer hingga saat disajikan. Sebelum disajikan, dipanggang sebentar dengan api atas hingga meringue jadi kecokelatan. Penyajiannya cukup menarik. Sang pramusaji akan menuangkan cairan rum berapi yang didiamkan selama beberapa detik hingga warna meringue agak kecoklatan. Lalu dessert ini dibelah menjadi empat bagian.
Begitu belahan terbuka, didalamnya terdapat ice cream berbagai rasa: strawberry, chocolate dan vanilla serta cake pada lapisan bawah. Soal rasa, Anda bisa menikmati perpaduan manis, sensasi dingin dan hangat secara bersamaan. Dinginnya sendiri dari ice cream dan hangatnya berasal dari api yang digunakan saat membakar meringue.
Di Jakarta, Anda bisa menikmati sensasi dessert Baked Alaska di restaurant Bistecca, kawasan SCBD. Siap mencoba?